IWO bersama Pemkab dan smile train laksanakan operasi bibir sumbing gratis di Barsel

Buntok, Kalteng ExposKalteng.com Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, bersama Smile Train Indonesia dan Ikatan Wartawan Online Kalimantan Tengah serta sejumlah pihak, melaksanakan operasi bibir sumbing gratis di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Pekerja sosial Smile Train Indonesia wilayah Kalteng, Chris Philip Alesandro mengatakan, pihaknya sangat bersyukur di Barito Selatan bisa dilaksanakan kembali bhakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan sumbing langit-langit.

“Kita sangat bersyukur, karena di hari jadi ke-63 Barito Selatan bisa kembali melaksanakan operasi bibir sumbing gratis di daerah ini,” katanya, di Buntok, Jumat.

Ia mengatakan, kegiatan hari ini merupakan pelaksanaan yang ke dua di Barito Selatan, dan sebelumnya telah dilaksanakan pada 2018 lalu.

Menurut dia, untuk tim medis mitra Smile Train Indonesia dalam menangani operasi bibir sumbing dan sumbing langit – langit ini merupakan tim Yayasan Anugrah Sentosa dari Surabaya, Jawa Timur.

“Untuk dokter yang melakukan operasi tersebut adalah dokter spesialis bedah plastik,” terang Chris Philip Alesandro.

Sebelum melakukan operasi sumbing dan operasi sumbing langit-langit, tim medis nantinya akan melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu terhadap mereka yang akan menjalani operasi.

“Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah pasien memenuhi persyaratan medis untuk menjalankan operasi,” tambahnya.

Sementara penjabat Bupati Barito Selatan, Lisda Arriyana pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan bhakti sosial operasi bibir sumbing gratis ini.

Kegiatan ini kata dia, merupakan bagian dari pembangunan kesehatan dan pada hakekatnya bhakti sosial operasi bibir sumbing gratis itu bagian dari pembangunan nasional.

“Karena, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, sehingga terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,” ucapnya.

Untuk pembangunan kesehatan itu lanjut Lisda, merupakan upaya seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, swasta maupun pemerintah.

“Pada hari ini, kita menyaksikan semua upaya tersebut dalam bentuk pelaksanaan kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing yang dilaksanakan oleh Smile Train bekerjasama sejumlah pihak dan pemkab Barsel,” kata Lisda.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalteng, Deni Liwan mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama pihaknya dengan Smile Train Indonesia, Yayasan Anugrah Sentosa, PT. Ciliandy Anky Abadi (CAA) Group, PT Bank Kalteng Cabang Buntok dan HIPMI Kalteng.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui RSUD Jaraga Sasameh Buntok yang sudah memfasilitasi tempat dan ruang operasi,” ujarnya.

Deni mengucapkan terima kasih kepada ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran yang juga penasehat kepanitiaan bhakti sosial yang sudah membantu serta mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Termasuk kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya operasi bibir sumbing gratis ini,” tambahnya.

Putra Kelahiran Barito Selatan itu juga berharap, bhakti sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dalam rangka meringankan beban masyarakat kurang mampu.

“Sebab, hal itu merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat khususnya di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” ucapnya.

Sementara Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dr Norman Wahyu pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Smile Train, HIPMI dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalteng yang telah berinisiatif melaksanakan operasi bibir sumbing secara gratis di Barito Selatan.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, sebab, kalau operasi bibir sumbing dengan biaya sendiri, tentunya memerlukan dana yang sangat besar,” terangnya.

Selain itu, Norman Wahyu juga mengucapkan terima kasih kepada Kamar Dagang Dan Industri (Kadin), GOTO dan PT MUTU yang telah menyerahkan bantuan oxygen generator kepada RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

“Kapasitas mesin tersebut sangat besar, sebab dalam dalam 1/24 jam mampu mengisi 100 tabung oksigen,” demikian dr Norman Wahyu.
(ant/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button