Mubeswilub IWO Kalteng Hasilkan Komposisi Kepengurusan Baru Program Kerja Prioritas

PALANGKA RAYA –ExposKalteng.com–Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kalimantan Tengah resmi mengakhiri masa transisi kepengurusan melalui Musyawarah Besar Wilayah Luar Biasa (Mubeswilub). Acara strategis ini berhasil melahirkan komposisi pengurus baru untuk periode 2026-2031 serta merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, pada Sabtu (20/6/2026). Suasana penuh semangat keterbukaan dan demokratis mewarnai seluruh rangkaian acara, menandai babak baru bagi pers online di Bumi Tambun Bungai.
Forum musyawarah ini dihadiri secara lengkap oleh pengurus wilayah, perwakilan dari berbagai Pengurus Daerah (PD), serta sejumlah tokoh pers dan undangan istimewa. Kehadiran utusan dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya menunjukkan soliditas anggota IWO di tingkat akar rumput.
Para peserta yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Mubeswilub ini. Mereka memandang momen ini sebagai titik tolak penting untuk memperkuat posisi pers online dalam ekosistem media di Kalimantan Tengah yang semakin kompetitif dan dinamis.
Hasil voting dan musyawarah mufakat menetapkan Endra Setiawan, atau yang akrab disapa Iwan, sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Kalimantan Tengah yang baru. Penetapan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir di ruangan.
Untuk mendukung jalannya roda organisasi, Endra Setiawan akan didampingi oleh struktur pengurus inti yang solid. I M. Mulyadi dan Roni Sahala terpilih sebagai Wakil Ketua I dan II, sementara Dharmawanto ditunjuk sebagai Sekretaris dan Frans Saidi sebagai Bendahara.
Struktur kepengurusan juga dilengkapi dengan kepala-kepala bidang yang membidangi aspek krusial seperti Humas, Organisasi, Pemberdayaan Perempuan, Hukum, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Pembagian tugas ini diharapkan dapat memastikan setiap sektor organisasi berjalan optimal dan terukur.
Dalam sambutan pertamanya sebagai ketua terpilih, Endra Setiawan menegaskan visi besarnya untuk membawa IWO Kalteng menjadi organisasi yang lebih profesional, solid, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan anggota.
“Melalui kepengurusan baru ini, kami ingin memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah. IWO harus hadir sebagai wadah yang mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan,” ujar Endra dengan tegas.
Endra menambahkan bahwa IWO tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi harus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat. Organisasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam penyebarluasan informasi yang akurat dan edukatif.
Salah satu program kerja prioritas yang langsung dicanangkan adalah percepatan pembentukan Pengurus Daerah (PD) IWO di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Target ini bertujuan agar jaringan IWO dapat menjangkau hingga ke pelosok daerah untuk membina wartawan lokal.
Selain ekspansi wilayah, fokus utama lainnya adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Endra menilai bahwa sertifikasi kompetensi merupakan langkah mutlak untuk menjaga standar kualitas dan etika profesi wartawan online.
Sinergi antar-daerah dinilai sebagai fondasi utama keberhasilan strategi ini. Dukungan bulat dari para ketua PD yang hadir dalam Mubeswilub menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap bersinergi untuk memperluas jaringan dan memberikan kontribusi nyata bagi kualitas jurnalisme lokal.
Panitia pelaksana beserta Ketua Terpilih menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Dukungan moral, kehadiran fisik, serta partisipasi konstruktif dari seluruh elemen dinilai menjadi faktor kunci kesuksesan penyelenggaraan acara ini.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan rumusan program kerja yang jelas, IWO Kalimantan Tengah optimistis dapat semakin memperkuat eksistensinya. Semangat kolektif yang terbangun diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas wartawan dan perluasan pengaruh organisasi di seluruh wilayah.
(Red)







