Bersama MPA Rimba Sari, BPBD Barito Utara Padamkan Karhutla di KM 42 dan KM 53 Arah Puruk Cahu

PADAMKAN KARHUTLA DI KM 42 DAN KM 53-Tim gabungan BPBD Barito Utara melakukan pemadaman karhutla di KM 42 dan KM 53 arah Jalan Muara Teweh Puruk Cahu, Jumat (21/8/2026).
EXPOSKALTENG. Muara Teweh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara bersama MPA Rimba Sari melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Muara Teweh–Puruk Cahu KM 42 dan KM 53, Jumat (21/8/2026).
Kepala BPBD Kabupaten Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara Rizali Hadi mengatakan, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan warga melalui WhatsApp kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops-PB BPBD Barito Utara sekitar pukul 15.57 WIB.
“Laporan yang kami terima menyebutkan adanya kebakaran lahan di KM 53 arah Puruk Cahu. Kebakaran berasal dari dedaunan dan semak belukar serta berpotensi meluas,” ujar Rizali Hadi, Jumat (21/8/2026) malam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.38 WIB anggota BPBD bergerak menuju lokasi dengan menggunakan satu unit mobil water supply dan satu unit mobil personel.
Dalam perjalanan menuju KM 53, tepatnya di KM 42, petugas menemukan adanya kebakaran lahan yang masih menyala. Pemadaman kemudian dilakukan mulai pukul 18.00 WIB dan selesai sekitar pukul 18.25 WIB setelah api berhasil dipadamkan.
Sementara itu, tim yang menggunakan mobil personel telah tiba lebih dahulu di KM 53 pada pukul 18.24 WIB. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat dengan memanfaatkan pompa elektrik milik warga setempat sambil menunggu kedatangan mobil water supply.
Pada pukul 18.35 WIB, mobil water supply BPBD tiba di lokasi. Selanjutnya, pada pukul 18.39 WIB, proses pemadaman dilanjutkan menggunakan selang nozzle dan water supply milik BPBD Kabupaten Barito Utara.
“Pemadaman di KM 53 berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan api telah padam, tim kemudian kembali menuju Posko Pusdalops-PB BPBD pada pukul 20.15 WIB,” jelasnya.
Rizali menambahkan, kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran permukaan dengan jenis tanah mineral. Vegetasi yang terbakar berupa dedaunan dan semak belukar, dengan total luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,34 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang diterjunkan terdiri dari Regu IV TRC-Pusdalops Kabupaten Barito Utara dan MPA Rimba Sari. Adapun sarana dan prasarana yang digunakan yakni satu unit mobil water supply BPBD Barito Utara dan satu unit mobil personel BPBD.
“Kecepatan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sangat penting untuk mencegah api meluas. Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan,” pungkas Rizali.(Lie)







