BPBD dan Disdamkarmat Barut Padamkan Karhutla 1,54 Hektare di Desa Trinsing

PADAMKAN KARHUTLA DI TRINSING-Tim BPBD dan Daisdamkarmat Barito Utara serta warga setempat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Selasa (8/9/2026).
EXPOSKALTENG. Muara Teweh – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) serta warga setempat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Selasa (8/9/2026).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, mengatakan kebakaran diketahui setelah pihaknya menerima laporan melalui grup WhatsApp mengenai adanya lahan terbakar di dekat permukiman warga.
“Laporan kami terima sekitar pukul 17.58 WIB. Informasinya terdapat kebakaran lahan di Desa Trinsing yang lokasinya berada dekat dengan permukiman warga,” kata Rizali Hadi, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, kebakaran berasal dari tumpukan pepohonan, dedaunan dan semak belukar. Kondisi tersebut cukup berisiko apabila api meluas dan mendekati permukiman warga.
Setelah menerima laporan, anggota piket TRC dan Pusdalops-PB BPBD Barito Utara bersama personel terkait berangkat menuju lokasi sekitar pukul 18.37 WIB. Di lokasi, tim menemukan sejumlah titik api yang masih menyala dan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan selang nozzle serta mesin pompa jinjing.
“Tim gabungan langsung melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala. Luasan lahan yang berhasil dilakukan pemadaman sekitar 1,54 hektare,” jelasnya.
Rizali menyebutkan, penanganan melibatkan TRC-Pusdalops Regu II BPBD Barito Utara, personel Disdamkarmat Barito Utara dan warga setempat.
Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan satu unit mobil watersupply BPBD Barito Utara, satu unit mobil watersupply Disdamkarmat, satu unit mobil personel BPBD serta lima unit sepeda motor CRF.
Ia menambahkan, jenis kebakaran yang terjadi merupakan kebakaran permukaan dengan kondisi tanah mineral. Vegetasi yang terbakar berupa tumpukan pepohonan, dedaunan dan semak belukar.
“Pemadaman dilakukan hingga sekitar pukul 23.10 WIB. Namun, kondisi terakhir api masih belum sepenuhnya padam. Tim kemudian kembali ke Posko Pusdalops-PB BPBD sekitar pukul 23.40 WIB,” pungkas Rizali.(Lie)







