Politisi PKB Ini Apresiasi Pelatihan Kelistrikan Alat Berat, Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Barito Utara

EXPOSKALTENG. Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Alhadi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop-UKM) yang bekerja sama dengan United Tractors (UT) School Banjarmasin dalam menyelenggarakan pelatihan kelistrikan alat berat bagi 12 pencari kerja asal daerah setempat.
Saat menanggapi kegiatan tersebut, Jumat (16/10/2026), H. Alhadi menilai pelatihan yang dibuka di Training Center UT School Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (15/10/2026), merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.
Menurutnya, pelatihan berbasis keterampilan teknis sangat penting untuk mempersiapkan pencari kerja agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya sektor pertambangan, konstruksi, infrastruktur, dan bidang lain yang membutuhkan tenaga ahli kelistrikan alat berat.
Ia mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu perhatian utama dalam pembangunan daerah. Dengan memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, masyarakat lokal diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Pelatihan seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Kami berharap ilmu yang diperoleh benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja yang lebih luas,” ujar H. Al Hadi.
Ia juga mendorong agar program pelatihan tenaga kerja terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan pasar kerja serta potensi sektor unggulan Kabupaten Barito Utara.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan profesional seperti UT School merupakan bentuk sinergi yang perlu diperkuat agar pelatihan yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktis yang dibutuhkan perusahaan.
H. Alhadi berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan selama 30 hari, mulai 15 Oktober hingga 13 November 2026, dengan disiplin, tekun, dan penuh tanggung jawab.
Ia mengingatkan bahwa bidang kelistrikan alat berat membutuhkan ketelitian, pemahaman teknis, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja. Karena itu, peserta perlu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguasai materi yang diberikan oleh instruktur.
Selain meningkatkan kompetensi, ia berharap pelatihan tersebut dapat membuka akses penempatan kerja bagi peserta, baik di perusahaan maupun sektor usaha lain yang membutuhkan keahlian serupa.
H. Alhadi juga mendorong agar program peningkatan keterampilan diperluas ke bidang-bidang lain sesuai kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi daerah.
Dengan semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki keahlian dan sertifikasi sesuai bidangnya, diharapkan masyarakat Barito Utara mampu bersaing di pasar kerja serta mengambil bagian lebih besar dalam pembangunan daerah.(Lie)







