Rapat Paripurna DPRD, Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi dan Pidato Pengantar Bupati Barito Utara terkait KUA-PPAS 2027

SERAHKAN PIDATO PENGANTAR KUA-PPAS 2027:Ketua DPRD Barito Utara Hj Mery Rukaini didampingi Waket I dan Waket II DPRD menerima pidato pengantar KUA PPAS 2027 dari Bupati Barito Utara, H Shalahuddin yang didampingi Wabub dan Sekda Barito Utara di aula rapat gedung DPRD setempat, Selasa (14/7/2026).
EXPOSKALTENG. Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Paripurna II Masa Sidang II di gedung DPRD setempat, Selasa (14/07/2026). Rapat ini menjadi momen krusial dalam siklus pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025 dan perencanaan tahun 2027.
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Hj Mery Rukaini ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala OPD lingkup Pemkab Barito Utara
Agenda utama rapat paripurna kali ini adalah penyampaian pemandangan umum dari seluruh fraksi-fraksi DPRD terhadap pidato pengantar Bupati Barito Utara mengenai Raperda Pertanggungjawaban
Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
Selain itu, rapat juga mengagendakan penyampaian pidato pengantar Bupati Barito Utara terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh
anggota dewan atas masukan yang diberikan melalui pemandangan umum fraksi.
“Masukan, saran, dan kritik konstruktif dari rekan-rekan DPRD merupakan instrumen penting bagi kami untuk mengevaluasi
sekaligus meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Ini adalah wujud sinergi yang harmonis dalam memastikan setiap rupiah APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar
Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembahasan terkait PPAS APBD 2027 yang dimulai hari ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pembangunan.
“Kita berkomitmen agar proses pembahasan ini berjalan efektif dan efisien, sehingga perencanaan anggaran ke depan dapat menjawab tantangan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tambah H Shslahuddin. (AP)







