Lepas 2025, Wagub Edy Pratowo Optimis Sambut Agenda Legislatif 2026

Palangka raya,ExposKalteng.com-Pergantian tahun anggaran bagi DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ditandai dengan pelaksanaan Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Senin (05/01/2026). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna, agenda ini berfungsi sebagai momen pamungkas bagi Masa Persidangan I Tahun 2025, sekaligus titik awal dimulainya Masa Persidangan II Tahun 2026.

Acara sakral ini dihadiri oleh jajaran eselon legislatif, dipimpin Ketua DPRD Arton S. Dohong, didampingi para Wakil Ketua. Turut serta dalam forum tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris DPRD, segenap Kepala OPD, dan seluruh anggota dewan.

Salah satu agenda krusial dalam forum tersebut adalah pembacaan laporan hasil reses. Lima juru bicara fraksi dari berbagai dapil mempresentasikan temuannya, yakni Agie, M.Hum (Dapil I), Pipit Setyorini (Dapil II Kotim–Seruyan), Okki Maulana (Dapil III Kobar, Lamandau, Sukamara), Purdiono, S.E. (Dapil IV Barut, Barito Selatan, Barito Timur, Murung Raya), dan Hj. Noor Fazariah Kamayanti (Dapil V Kapuas dan Pulang Pisau).

Ketua DPRD selanjutnya secara resmi menutup buku Masa Persidangan I Tahun 2025 dan membuka lembaran kerja baru Masa Persidangan II Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menekankan bahwa kegiatan reses bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen demokrasi yang vital untuk menyerap suara konstituen. Ia berharap, data dan masukan yang didapatkan dari lapangan dapat diimplementasikan menjadi kebijakan yang solutif, mempercepat roda pembangunan, serta memajukan kualitas pelayanan publik di Kalteng.

Terkait kinerja legislasi, Wagub menginformasikan bahwa sepanjang 2025, Pemprov bersama DPRD telah berhasil menetapkan tujuh Peraturan Daerah. Menjelang 2026, kedua belah pihak telah menyepakati Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) dengan target pembahasan 16 Rancangan Peraturan Daerah yang diharapkan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Mengakhiri sambutan, Edy Pratowo menekankan agar seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang ada. Ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian dalam menyikapi tantangan global yang kompleks, sambil menyampaikan harapan agar perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 membawa kedamaian serta memperkokoh persatuan bangsa.
(mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button